Kabupaten Boltim Sungainya Terancam Bakteri E-Coli, Pemerintah Bergerak Serius

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), yang berada di Provinsi Sulawesi Utara, beberapa sungainya terancam terkena bakteri E-coli, tahun lalu Kepala Bidang Persembahan Limbah B3 dan Pengedalian Pencemaran Reza Pahlevi mengatakan, ada air di tiga sungai diambil untuk dijadikan sampel.

Sungai Nuangan
sumber : facebook page Dinas Lingkungan Hidup Bolaang Mongondow timur

Sungai tersebut yakni Buyat, Motongkad, dan Nuangan, dari hasil uji laboratorium WLN (Water Laboratory Nusantara) di Manado, ketiga sungai tersebut tercemar bakteri E-coli. Menurut Reza penyebab munculnya bakteri itu disebabkan kotoran manusia dan hewan, tapi lebih banyak manusia karena sering BAB di sungai, "masih tinggi minat warga yang membuang tinja di sungai walaupun sudah memilik WC di rumah," ujarnya.

Bahaya Bakteri E-coli Dan Antisipasi Agar Tidak Tercemar


Bakteri Echerichia Coli atau biasa dikenal E-coli adalah bakteri yang hidup didalam usus manusia dan hewan, gejalanya untuk manusia bisa menyebabkan diare dan parahnya infeksi usus serius, bakteri itu muncul dari tinja atau kotoran manusia, karenanya di tiga sungai itu banyak bermunculan bakteri e-coli, disebabkan warganya yang buang BAB sembarangan di sungai.

Lanjut dia di tahun 2019 ini hanya satu sungai saja yang diambil airnya untuk di uji laboratorium, hasilnya pun sama mengandung bakteri e-coli, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boltim Sjukri Tawil mengatakan, pengambilan sampel air tahun ini bukan hanya di sungai saja tapi di sumber air seperti danau dan sumur air warga, untuk mengantisipasi adanya masalah kesehatan warga.

Sumber : beritatotabuan.commanado.tribunnews.com, dan jakarta.sedotwc.co.id

Lainnya : Kabupaten Boltim Sungainya Terancam Bakteri E-Coli, Pemerintah Bergerak Serius