Menyedihkan Kisah Hidup Pria ini, Perutnya Yang Membesar Malah Jadi Bahan Tontonan

Teknologi kedokteran zaman sekarang sudah sangat canggih, apalagi dalam urusan pembedahan, dokter berani mengambil tindakan operasi bedah hingga ke tingkat yang sulit dan berhasil dalam operasi bedahnya.

Ilustrasi sumber : citraindonesia.com

Beda dengan dulu, ada sebuah kisah pada tahun 1890an seorang pria yang mengalami masalah yaitu, kehilangan sel saraf bagian ususnya dan juga sel ususnya tidak berkembang dengan baik, akibatnya pria yang tidak disebutkan namanya ini hanya buang air besar selama sebulan sekali, dokter yang megetahui kondisinya saat itu belum berani mengambil tindakan pembedahan.

Ketidakberanian dokter saat itu untuk tidak melakukan pembedahan, tentu karena tidak ingin mengambil resiko, yang pada saat itu teknologi dan ilmu medis masih melalui banyak tahapan dan perkembangan.

Dalam kasus pria itu penyakit yang dialaminya bernama Hirschsprung, awalnya ketika lahir kondisinya baik-baik saja, tetapi perutnya semakin membesar yang membuat pria itu sulit BAB, di usia satu tahun setengah semakin parah, hingga di usia 16 tahun ia menderita sembelit yang membuatnya BAB hanya sebulan sekali.

Bukannya mendapat bantuan, ia malah menjadi bahan tontonan karena kondisi aneh perutnya yang semakin membesar, di Dime Museum, sebuah museum yang populer di Amerika sebagai hiburan masyarakat, biasanya museum itu membuat pertunjukan dan keanehan manusia, orang-orang yang ingin melihat kondisi perutnya yang besar harus membayar, di sana ia dijuluki tas angin dan manusia balon karena kondisi perutnya yang semakin membengkak.

Meninggal di Toilet


Pria dengan perut besar ini menjadi bahan tontonan sumber : liputan6.com

Pada akhirnya di usia 29 tahun pria itu meninggal, karena kondisinya yang semakin parah ketika sedang buang air besar di toilet, setelah meninggal para ahli bedah melakukan pembedahan ke pria malang tersebut, dari hasil bedahnya diketahui, berat ususnya 18 kilogram yang berisikan kotoran dan berdiameter 76 centimeter.

Ia merupakan seorang pria miskin yang mengalami penyakit parah, kondisi hidupnya penuh cobaan dan meninggalnya berakhir tragis, hingga akhirnya usus besar pria itu dipajang di mutter museum, yang di kelola oleh College of Physicians of Philadelphia yang berada di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Di zaman sekarang ini, penyakit itu tidaklah berbahaya karena bisa diatasi dengan operasi, jika penderitanya masih sangat muda.

Lainnya : Menyedihkan Kisah Hidup Pria ini, Perutnya Yang Membesar Malah Jadi Bahan Tontonan