Hasil Penelitian Mengungkapkan Bahwa Mikroplastik Ditemukan Dalam Kotoran Manusia, Simak Ulasannya

Setiap tahun manusia di seluruh dunia menghasilkan sekitar 400 juta ton sampah plastik, sekitar 80 persennya berakhir di tempat pembuangan sampah, karena itu para ilmuan mempelajari efek mikroplastik pada manusia dan ternyata mikroplastik muncul di kotoran manusia setelah mencemari makanan.

Ilustrasi sumber : mitte.co

Para peneliti dari Universitas Kedokteran Wina dan Badan Lingkungan Austria telah menemukan mikroplastik dalam kotoran manusia untuk pertama kalinya, penelitian tersebut kemudian disajikan dalam konferensi tahunan Gastroenterologi Inggris-Eropa ke 26 di Wina, Austria, Oktober 2018 lalu.

Para ilmuan menganalisis sampel kotoran delapan orang peserta dari negara seluruh dunia termasuk Austria, Belanda, Finlandia, Inggris, Italia, Jepang, Polandia dan Rusia.

Para peserta diminta untuk menyimpan buku harian makanan selama satu pekan sebelum memberikan sampel tinja untuk di analisis di Badan Lingkungan Austria, setelah menganalisa sampel untuk 10 jenis plastik menggunakan prosedur baru, para peneliti menemukan setiap sampel tinja yang diuji postif terdapat mikroplastik.

Ketua peneliti dari Universitas Kedokteran Wina Philipp Schwabl dan rekan-rekan menemukan bahwa, semua delapan sampel tinja mengandung partikel polyropylene dan polyethylene-terephthalate yang merupakan komponen utama dari tutup botol plastik dan botol plastik.

Schwabl mengatakan bahwa setiap orang dari delapan peserta memiliki mikroplastik di tinja mereka, rata-rata sekitar 20 partikel untuk setiap 3,5 ons (99,2 gram) tinja.

Para peneliti mencatat bahwa mikroplastik tersebut dapat terbentuk ketika potongan plastik yang lebih besar terurai, kemudian dapat membantu mengirimkan bahan kimia beracun dan patogen ke dalam tubuh manusia, para peneliti juga mencatat bahwa mereka dapat melemahkan respon imun usus.

"Sementara konsentrasi plastik tertinggi dalam penelitian pada hewan telah ditemukan di usus, partikel mikroplastik terkecil mampu memasuki aliran darah, sistem limfatik dan bahkan mencapai hati. Sekarang kita memiliki bukti pertama, kita perlu penelitian lebih lanjut untuk memahami apa artinya bagi kesehatan manusia," ujar Schwabl.

Lainnya : Hasil Penelitian Mengungkapkan Bahwa Mikroplastik Ditemukan Dalam Kotoran Manusia, Simak Ulasannya