Peneliti Menjelaskan Air Minum di Dalam Pesawat Mengandung Bakteri E. Coli

Minum air menjadi kebutuhan utama yang tidak bisa dipisahkan dalam hidup, namun apabila anda minum air di pesawat ketika sedang dalam perjalanan, anda harus berhati-hati. Ada sebuah penelitian jika air minum di dalam pesawat mengandung bakteri e-coli.

Ilustrasi sumber : express.co.uk

Penelitian dijelaskan dari Pusat Kebijakan Makanan  NYC di Universitas Hunter Collage, New York, Amerika Serikat, hal ini terjadi penyimpanan air di pesawat memiliki perawatan yang buruk karena jarang dibersihkan, menyebabkan menumpuknya bakteri, yang berpotensi berbahaya di kopi dan teh yang diberikan pramugari ketika di udara.

Suver sudah dilakukan pada 11 maskapai tentang nilai gizi dari cemilan dalam penerbangan pesawat, para peneliti juga menanyakan tentang prosedur di sekitar tangki air.

"ketika pesawat tiba di bandara, tempat penyimapan air tidak di kosongkan dan dibersihkan terlebih dahulu karena tak ada waktu untuk melakukannya, tempat peyimpanan air ini terus-menerus diisi setelah digunakan," ujar Charles Platkin, professor bidang industri dan direktur eksekutif dari Pusat Kebijakan Makanan.

"Menurut saya mereka (maskapai) sama sekali tak membersihkan pesawat, saya yakin bahwa sesuatu yang tersembunyi seperti penyimpanan air tidak menjadi prioritas utama," tambahnya.

Sementara itu sebagai tanggapan atas penelitian ini, juru bicara untuk kelompok perdagangan maskapai penerbangan mengatakan, bahwa tes yang ketat dan persyaratan manajemen secara rutin tetapi dipenuhi, jadi penumpang pesawat tidak harus terlalu khawatir tentang kabar ini.

Lainnya : Peneliti Menjelaskan Air Minum di Dalam Pesawat Mengandung Bakteri E. Coli