Magelang Menargetkan Tahun 2021 Tidak Ada Lagi Warganya Yang BAB Sembarangan

Kesadaran akan pentingnya Buang Air Besar (BAB) di tempat semestinya masih banyak warga Indonesia yang tidak sadar akan hal itu, dalam postingan admin sebelumnya Indonesia menempati urutan ke-3 dunia yang warganya BAB sembarangan, tentu itu bukan sebuah prestasi yang baik.

Walikota Magelang Sigid Widyonindito menyerahkan penghargaan kepada tiga kepala kelurahan yang telah mendeklerasikan diri sebagai wilayah bebas buang air sembarangan sumber : wawasan.co

Sigid Widyonindito selaku walikota Magelang, Jawa Tengah, pada acara gerakan Stop Buang Air Sembarangan (BABS) atau Open Defection Free (ODF) dan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sedunia di GOR Samapta, Spot Center Kota Magelang, Selasa (15/10/2019).

Mengatakan ia menyayangkan Indonesia menempati urutan 3 Dunia untuk BABS dan berharap tahun 2021 Kota  Magelang tidak ada lagi warganya yang BABS.

"Indonesia peringkat ke-3 dunia negara dengan kebiasaan masyarakat buang air sembarangan, hal ini sungguh sangat disayangkan, ternyata masyarakat Indonesia masih banyak yang berperilaku seperti itu. Magelang harus bisa 2021 jadi kota ODF dan mewujudkan Magelang sehat," ujarnya.

Budi Santoso selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang menjelaskan sulit menemukan warga Kota Magelang yang BAB di sungai, namun ujarnya dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang, masih banyak ditemukan saluran pembuangan toilet yang langsung diarahkan ke sungai.

Karena itu, Pemkot terus berupaya mengatasi masalah itu dengan membangun berbagai fasilitas, seperti toilet dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal.

Pihaknya juga gencar menyosialisasikan kepada warga agar tidak membuat saluran pembuangan toilet langsung ke sungai "Kami targetkan tahun 2020 seluruh masyarakat sudah mempunyai toilet yang terhubung dengan saluran pembuangan," ujarnya.

Pada acara itu berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan seperti senam bersama, lomba mewarnai anak-anak dan demonstrasi cuci tangan bersama pakai sabun oleh para peserta dari puluhan ibu-ibu PKK, ratusan Kader kesehatan/TOMA dan perwakilan anak-anak SD.

Lainnya : Magelang Menargetkan Tahun 2021 Tidak Ada Lagi Warganya Yang BAB Sembarangan